Karya Tulis Siswa TMBB V Febuari 2023 Pembimbing Nunik Karina Widiastuti, S.Pd SMPN 2 Ngamprah
Karya Tulis Siswa TMBB V
Bulan Febuari 2023
Pembimbing Nunik Karina Widiastuti, S.Pd.
SMPN 2 Ngamprah
Volly
Ball (Bola Voli)
Karya:
Adhwa
Bola voli (volleyball) adalah permainan olahraga yang
dimainkan oleh dua grup berlawanan. Masing-masing grup memiliki enam orang
pemain. Terdapat pula variasi permainan bola voli pantai yang masing-masing
timnya hanya memiliki dua orang pemain. Olahraga ini dinaungi FIVB (Fédération
Internationale de Volleyball) sebagai induk organisasi internasional. Sedangkan
di Indonesia, olahraga bola Voli dinaungi oleh PBVSI (Persatuan Bola Voli
Seluruh Indonesia).
Pada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli
ini diberi nama Mintonette. Olahraga ini pertama kali ditemukan oleh seorang
Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) yang bernama
William G. Morgan di YMCA pada tanggal 9 Februari 1895, di Holyoke,
Massachusetts (Amerika Serikat).[3] Morgan, yang juga merupakan lulusan
Springfield College of YMCA, menciptakan permainan ini empat tahun setelah
diciptakannya olahraga bola basket oleh James Naismith.
Olahraga Mintonette ini sebenarnya merupakan sebuah
permainan yang diciptakan dengan menggabungkan beberapa jenis permainan, yaitu
bola basket, bisbol, tenis, dan bola tangan (handball).[4] Pada awalnya,
permainan ini diciptakan khusus bagi anggota YMCA yang sudah tidak berusia muda
lagi, sehingga permainan ini pun dibuat tidak seaktif permainan bola basket.
Perubahan nama Mintonette menjadi volleyball (bola
voli) terjadi pada tahun 1896, pada demonstrasi pertandingan pertamanya di
International YMCA Training School. Pada awal tahun 1896 tersebut, Dr. Luther
Halsey Gulick (Director of the Professional Physical Education Training School
sekaligus sebagai Executive Director of Department of Physical Education of the
International Committee of YMCA) mengundang dan meminta Morgan untuk
mendemonstrasikan permainan baru yang telah ia ciptakan di stadion kampus yang
baru.
Pada sebuah konferensi yang bertempat di kampus YMCA,
Springfield tersebut juga dihadiri oleh seluruh instruktur pendidikan jasmani.
Dalam kesempatan tersebut, Morgan membawa dua tim yang pada masing-masing tim
beranggotakan lima orang.
Dalam kesempatan itu, Morgan juga menjelaskan bahwa
permainan tersebut adalah permainan yang dapat dimainkan di dalam maupun di
luar ruangan dengan sangat leluasa.
Dan menurut penjelasannya pada saat itu, permainan ini
dapat juga dimainkan oleh banyak pemain. Tidak ada batasan jumlah pemain yang
menjadi standar dalam permainan tersebut. Sedangkan sasaran dari permainan ini
adalah mempertahankan bola agar tetap bergerak melewati net yang tinggi, dari
satu wilayah ke wilayah lain (wilayah lawan).
Permainan ini dimainkan oleh 2 tim yang masing-masing
terdiri dari 6 orang pemain dan berlomba-lomba mencapai angka 25 terlebih
dahulu.Dalam sebuah tim, terdapat 4 peran penting, yaitu tosser (atau setter),
spiker (smash), libero, dan defender (pemain bertahan). Tosser atau pengumpan
adalah orang yang bertugas untuk mengumpankan bola kepada rekan-rekannya dan
mengatur jalannya permainan.
Spiker bertugas untuk memukul bola agar jatuh di
daerah pertahanan lawan. Libero adalah pemain bertahan yang bisa bebas keluar
dan masuk tetapi tidak boleh men-smash bola ke seberang net. Defender adalah
pemain yang bertahan untuk menerima serangan dari lawan.
Permainan voli menuntut kemampuan otak yang prima,
terutama tosser. Tosser harus dapat mengatur jalannya permainan. Tosser harus
memutuskan apa yang harus dia perbuat dengan bola yang dia dapat, dan semuanya
itu dilakukan dalam sepersekian detik sebelum bola jatuh ke lapangan sepanjang
permainan.
Permainan ini dimainkan oleh 2 tim yang masing-masing terdiri dari 6 orang pemain dan mengusahakan untuk mencapai angka 25 terlebih dahulu untuk memenangkan suatu babak.Kompetisi Proliga merupakan kompetisi bola voli professional Indonesia yang diikuti oleh beberapa klub yang tersebar di seluruh Indonesia.
2. Almaira Rienaz Putri
AYAH
& IBU
Karya Almaira
Ayah dan Ibu adalah orang
tua hebat bagiku
Orang tua yang selalu
menyemangatiku
Orang tua yang selalu
membantu di saat kita membutuhkan
Orang tua yang selalu
sabar dan penuh kasih sayang
Ibu kau sudah
membesarkanku dengan penuh kasih
Juga selalu sabar atas
perlakuanku
Ayah kau tulang punggung
bagi keluarga
Kau sudah bekerja keras
untukku
Terimakasih kalian telah
mengajarkan kami tentang sopan santun
Terima kasih telah
membantu kami di saat kami membutuhkan
Perjuangan ayah dan ibu
tidak akan terlupakan
We love you
3. Lintang Ayodya Iswari
Hari Valentine
Karya
Lintang
Valentine
day’s atau juga disebut hari kasih sayang, dirayakan pada tanggal 14 Ferbruari di
setiap tahun nya. Hari valentine adalah hari dimana orang-orang merayakannya
dengan orang-orang tercinta, menghabiskan waktu bersama, memberikan hadiah
maupun mengirimkan kartu ucapan tanda ungkapan kasih sayang.
Hari
Valentine sudah menjadi sebuah perayaan yang banyak dilakukan di banyak negara
termasuk di Indonesia.
Beberapa
hal yang digunakan untuk melambangkan hari Valentine adalah coklat, kartu
ucapan, bunga maupun ornamen berbentuk hati. Seperti halnya perayaan hari
lainnya, di hari Valentine ini juga biasanya kita memberikan ucapan kepada
seseorang yang kita cintai baik itu kepada pasangan maupun keluarga. Adapun yang
memberi kado bunga,coklat,boneka,parfum,perhiasan dan juga makan malam romantis.
Ada
beberapa versi sejarah tentang hari Valentine.
Sejarah
Valentine versi Pendeta St. Valentine.Ini adalah sejarah yang umumnya diketahui
orang, yaitu dari seorang pendeta Roma bernama Valentine, yang memiliki tragedi
akhir hidup. Dikisahkan bahwa pendeta Valentine disiksa dan berakhir dengan
hukuman pancung oleh seorang kaisar bernama Claudius II pada tanggal 14
Februari 278 Masehi. Hal ini merupakan sebuah hukuman karena pujian Valentine
dianggap sebagai pelanggaran kebijakan sang Kaisar.
Sejarah Valentine versi Festival Lupercalia. Legenda lain mengenai hari Valentine adalah mengisahkan bahwa Valentine berasal dari sebuah festival yang bernama Festival Lupercalia ini, yang merupakan sebuah tradisi bangsa Romawi kuno. Namun Festival Lupercalia dirayakan pada tanggal 15 Februari, sedangkan Hari Valentine dirayakan pada tanggal 14 Februari.
4. Naila Dhiya’Ulhaq
Pantun
jenaka
Karya Naila
Naik bukit naik gunung
Nenek rempong ngajak duel
Hati siapa yang ga
bingung
Gigi ompong minta behel
Ronda malam jaga warga
Kaku lutut karena jongkok
Tak kusangka tak kuduga
Aku kentut habis
semangkok
Paman sedang naik kereta
Dan membawa banyak barang
Pantas kau tutupi muka
Mukamu hitam terkena arang
.jpg)
Comments
Post a Comment